Kenali Gejala Orang Terinfeksi Virus Corona

Kenali Gejala Orang Terinfeksi Virus Corona

Assalamu’alaikum warohmatullohi wabarokatuh. Sahabat RS Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan yang dirahmati Allah. COVID-19 telah menelan banyak korban jiwa. Sebagai upaya penanggulangan penyebaran, penting sekali bagi kita untuk mengenali gejala infeksi virus Corona, terutama gejala awalnya di minggu pertama.

COVID-19 merupakan infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan manusia. Gejala yang disebabkan penyakit ini biasanya berawal dari gejala ringan. Setelah itu, gejala bisa membaik atau memberat, tergantung pada keadaan sistem imun tubuh penderita. Oleh karena gejala yang muncul bisa bervariasi, kita perlu mengetahui apa saja gejala awal yang mungkin terjadi pada penyakit ini untuk meningkatkan kewaspadaan.

Beberapa Gejala Infeksi Virus Corona

Gejala infkesi virus Corona bisa muncul dalam waktu 2–14 hari setelah terpapar virus Corona, tetapi kebanyakan penderita COVID-19 merasakan gejala setelah 11–12 hari.

  • Demam ≥38C
  • Kelelahan atau lemas
  • Batuk tidak berdahak
  • Pegal-pegal
  • Tidak nafsu makan

Karena sama-sama disebabkan oleh virus yang menyerang saluran pernapasan, gejala awal COVID-19 juga bisa mirip dengan flu biasa, yaitu pilek, hidung tersumbat, sakit kepala, dan sakit tenggorokan.

Beberapa gejala awal lainnya yang mungkin dirasakan oleh penderita COVID-19 meliputi rasa tidak nyaman di perut, mual, dan diare, namun gejala ini tidak khas dan jarang terjadi.

Bagaimana seseorang bisa terinfeksi COVID-19?

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui
tetesan kecil (droplet) dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut
kemudian jatuh pada benda di sekitarnya. Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang
sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau
mulut (segitiga wajah), maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19. Atau bisa juga seseorang
terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya
mengapa kita penting untuk menjaga jarak hingga kurang lebih satu meter dari orang yang
sakit.

Sampai saat ini, para ahli masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber virus,
jenis paparan, dan cara penularannya. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi
mengenai perkembangan penyakit ini.Click here to change this text

Apakah COVID-19 dapat ditularkan dari orang yang tidak bergejala?

Cara penularan utama penyakit ini adalah melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada
saat seseorang batuk atau bersin. Saat ini WHO menilai bahwa risiko penularan dari seseorang
yang tidak bergejala COVID-19 sama sekali sangat kecil kemungkinannya. Namun, banyak orang
yang teridentifikasi COVID-19 hanya mengalami gejala ringan seperti batuk ringan, atau tidak
mengeluh sakit, yang mungkin terjadi pada tahap awal penyakit. Sampai saat ini, para ahli
masih terus melakukan penyelidikan untuk menentukan periode penularan atau masa inkubasi
COVID-19. Tetap pantau sumber informasi yang akurat dan resmi mengenai perkembangan
penyakit ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.